Plasma Konvalesen Pada Covid19, Belum Direkomendasikan dan Belum Ditolak

Spread the love

Plasma Konvalesen Pada Covid19, Penelitian Ilmiah Terkini Belum Merekomendasikan dan Belum Menolak

Seabad yang lalu, dokter menyaring plasma dari darah pasien flu yang sembuh. Apa yang disebut plasma penyembuhan, kaya dengan antibodi, membantu orang yang sakit flu melawan penyakit mereka. Sekarang peneliti sedang mencoba strategi ini pada Covid-19. Puluhan ribu pasien di AS telah menerima plasma melalui program yang diluncurkan oleh Mayo Clinic dan pemerintah federal.

Pemerintahan Trump telah memuji plasma sembuh, meskipun kurangnya bukti bahwa itu berhasil. Pada bulan Agustus, ilmuwan pemerintah terkemuka dilaporkan menghentikan F.D.A. mulai dari pemberian otorisasi darurat hingga pemulihan plasma, dengan alasan bukti masih terlalu lemah untuk langkah semacam itu. Tetapi Presiden Trump mengumumkan pada 23 Agustus bahwa otorisasi akan dilanjutkan – sebuah langkah yang langsung menimbulkan kontroversi. Dalam sebuah pernyataan, Panel Pedoman Perawatan Covid-19 N.I.H. menggarisbawahi pentingnya penyelidikan lebih lanjut tentang efektivitas penyembuhan plasma. Terlepas dari otorisasi darurat F.D.A., panel mengatakan “tidak ada cukup data untuk merekomendasikan baik untuk atau menentang penggunaan plasma pemulihan untuk pengobatan Covid-19.”

Sebuah studi tentang program Klinik Mayo menunjukkan bahwa pengobatan tersebut memberikan manfaat yang sederhana, tetapi hanya untuk pasien yang dirawat di awal penyakitnya dengan plasma yang dikemas dengan antibodi tingkat tinggi. Pakar luar memperingatkan bahwa hanya uji klinis acak yang dapat mengkonfirmasi manfaat seperti itu. Sejauh ini, percobaan semacam itu yang hanya menghasilkan hasil kecil, dan hasilnya beragam.

Uji klinis acak besar sedang dilakukan, tetapi mereka berjuang untuk mendaftarkan cukup banyak peserta, beberapa di antaranya khawatir mereka akan menerima plasebo alih-alih pengobatan itu sendiri. Para ahli mengatakan bahwa sangat penting untuk menyelesaikan uji coba ini untuk menentukan apakah plasma pemulihan aman dan efektif. Perawatan mungkin hanya menjadi langkah sementara sampai terapi yang lebih manjur tersedia secara luas.

loading...

www.obatonline.com

Baca  KONSULTASI OBAT :  Apakah ada obat yang disetujui FDA untuk COVID-19?
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2020, www.obatonline.com INFO ONBAT INDONESIA,  Information Education Network. All rights reserved

 

Материалы по теме:

TNFI, methotrexate aman digunakan pada pasien COVID-19
TNFI, methotrexate aman digunakan pada pasien COVID-19 Penghambat faktor nekrosis tumor (TNFI) dan metotreksat tampaknya tidak memperburuk hasil di antara pasien dengan penyakit virus korona ...
10 Buah dan Sayur dengan Kandungan Antioksidan Tinggi Tingkatkan Kekebalan Tubuh Cegah Covid19 atau Virus Lainnya
10 Buah dan Sayur dengan Kandungan Antioksidan Tinggi Tingkatkan Kekebalan Tubuh Cegah Covid19 atau Virus Lainnya Brokoli Brokoli memiliki antioksidan yang sangat tinggi. Untuk ...
Mekanisme Pertahanan Tubuh dan Sistem Imun Melawan Covid19
Widodo Judarwanto, Audi Yudhasmara Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas imunitas, yaitu pertahanan pada organisme ...
Mumps atau Penyakit Gondong, Manifestasi Klinis dan Penanganan Farmakologis Obat
Mumps atau Penyakit Gondong, Manifestasi Klinis dan Penanganannya Penyakit Mump atau penyakit gondong  telah dilaporkan hampir di seluruh belahan dunia, demikian juga di Indonesia resiko anak ...
Tanda Gejala COVID19 Berdasarkan Data 72.314 Kasus Penderita Covid19
Widodo Judarwanto, Audi Yudhasmara Penyakit yang dilaporkan dengan gejala ringan hingga orang yang sakit parah dan kritis.   Gejala dapat termasuk:
Baca  Penderita Pnemonia Covid19, 13% Tidak Mengalami Gejala Awal Demam.
Demam Batuk Sesak napas Gejala COVID-19 Pusat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *